Sinergi Berkarya

Sabtu, 21 Maret 2015

Jiwa Pemimpin Kunci Utama Kesuksesan

Oleh : Ramdan J

Saca Suhendi Ketua KNPI Jabar saat mengisi seminar Kepemimpinan Mahasiswa di Aula Fakultas Dakwah dan Komuniasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Menjadi pribadi yang sukses adalah hal yang paling diinginkan oleh semua orang. Sejahtera dalam ekonomi, harmonis dalam keluarga, dan terpandang di mata masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian di Jepang, sekitar 20% anak muda di sana berhasil menjadi seorang enterpreneur muda, menurut Saca Suhendi Ketua KNPI Jabar saat mengisi seminar Kepemimpinan Mahasiswa di Aula Fakultas Dakwah dan Komuniasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Seorang yang ingin mencapai sukses, tentu wajib memiliki jiwa seorang pemimpin, menurut Dr. Aqua Dwipayana di seminar tersebut. Dr. Aqua Dwipayana adalah seorang sosok sukses yang mengawali karirnya dari nol, artinya dulu dia termasuk orang yang miskin. Kini dia adalah seorang pakar komunikasi nasional, yang sering di undang para pejabat tinggi negeri ini.
Ada 9 point jiwa seorang pemimpin yang harus dikuasai oleh seseorang. Diantaranya:

Lurus Dalam Memimpin Diri Sendiri
Menjadi pribadi yang sukses tentu akan semakin banyak berhubungan dengan orang lain. Membangun relasi dan satuan pekerja dalam perusahaan yang dijalankannya. Sebelum mencapai ke arah sana. Kita haruslah mampu untuk  berlaku lurus memimpin diri sendiri dengan cara senantiasa menggerakkan jiwa dan raga untuk terus berkarya dan menjadi individu yang bermanfaat bagi keluarga, bangsa dan agama. Karena dengan berhasil memimpin diri, kita akan berhasil memimpin orang lain untuk bekerjasama membangun kesuksesan bersama.

Tidak Cepat Puas atas Pencapaian dan Terus Membuat Capaian yang Semakin Meningkat Tingkat Kesulitannya.
Kadang seseorang cepat merasa puas atas sebuah pencapaian. Sehingga, dia tidak membuat pencapaian baru dan lebih menantang dari sebelumnya. Ini bahaya, karena ketika seseorang demikian, dia akan mengalami kemonotonan hidup, karena mereka merasa nyaman atas pencapaian tersebut dan enggan bergerak menggapai capaian lain yang lebih baik. Maka seorang entrepreneur sejati, setelah mencapai satu capaian, dia akan membuat perencanaan pencapaian lanjutan yang tentu lebih baik, luas dan lebih banyak membawa keuntungan.

Fokus dalam Suatu Pencapaian, dan Melakukan yang Terbaik saat Menjalankannya
Fokus adalah suatu kewajiban dalam mencapai target. Seperti memanah. Anak panah tidak akan sampai pada arah bidikan ketika seorang pemanah tidak fokus. Sama halnya ketikas seseorang hendak mencapai sukses tapi tidak fokus. Maka dia akan berleha-leha, nermalas-malasan dan asal dalam mengerjakan sesuatu. Rubah mindset negatif itu, dengan menjadi lebih fokus dalam suatu capaian dan lakukan yang terbaik dalam pencapaiannya.

Selalu Rendah Hati
Orang yang sombong tentu tidak banyak disukai orang lain. Bagaimana kita dapat membangun relasi sedangkan orang lain benci karena kesombongan kita. Maka, selalu rendah hati adalah kewajiban bagi seseorang dalam mencapai kesuksesan. Dengan rendah hati, komunikasi akan semakin efektif, dan semakin erat terjalin ikatan emosional dengan seseorang.

Jangan Rendah Diri (Minder) tapi Percaya Diri
Minder adalah penyakit kebanyakan orang Indonesia. Mungkin dikarenakan banyak faktor. Bisa jadi karena keterbelakangan ekonomi, keterbelakangan fisik atau memang penyakit mental yang kronis. Rubahlah mulai dari sekarang. Tidak ada orang didunia ini yang ingin bekerjasama dengan orang yang senantiasa minder, kecuali orang yang hanya berbelas kasihan (empati).

Disiplin
Mungkin untuk poin ini semuanya sepakat. Bahwa disiplin adalah kunci yang utama dalam mencapai keberhasilan.

Pandai Menyimak
Orang Indonesia, kebanyakan lebih banyak bicara daripada menyimak. Sehingga kwalitas intelektual masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Menyimak itu lebih baik dari berbicara, karena dengan menyimak kita akan mendapat banyak informasi yang bermanfaat, serta akan memperkuat daya analisis kita. Ini penting, dengan ilmu pengetahuan yang luas dan tajamnya daya analisis. Kita akan semakin mudah untuk menyelesaikan masalah yang akan kita hadapi.

Terampil Membaca
Membaca itu bukanlah sekedar membaca huruf-huruf dalam sebuah tulisan atau buku. Membaca haruslah sampai pada proses pemahaman. Membaca juga bukan hanya sesekali saja, tapi haruslah setiap hari. Karena membaca itu penting untuk membuka khazanah keilmuan, dan mempersiapkan amunisi pemecahan masalah yang akan terjadi di dalam perjalan mencapai kesuksesan.

Dapat Dipercaya
Jika kita tidak dipercaya orang lain. Ini tanda yang sangat buruk bagi kita. Karena ada sesuatu hal negatif yang menempel dan diketahui oleh orang lain. Perbaiki, dan bangun citra positif yang bukan pencitraan kepada orang lain. Karena bagaimana seseorang bisa bekerjama bahkan berinvestasi untuk kita jika kita bukanlah oranga yang sulit dipercaya.

Demikianlah 9 poin yang disampaikan Dr. Aqua Dwipayana dalam seminar Kepemimpinan Mahasiswa yang diselenggaran oleh Senat Mahasiswa di Aula Fak. Dakwah dan Komunikasi. Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar